Sedang dalam Usaha
Sebelumnya maaf, untuk sementara isi tulisanku
tidak akan ada yang bisa menjadi penyemangat.
Jemariku menulis sedih mewakili seluruh isi hati.
Desember 2021-Oktober 2022
belum cukup setahun
3x telfon dari mamaku yang menangis
cukup memberi trauma untuk aku yg selalu merantau
orang-orang tidak akan paham
aku harus menarik nafas setiap kali mama menelfon
takut suara yg terdengar adalah isak tangisnya
karna itu berarti, ada lagi perpisahan
orang-orang mana tahu
setiap saat aku harus ganti nada dering
karna gemetar setiap kali terima telfon
berkali-kali ubah nama kontak mama dan adik
karna cemas setiap melihat namanya di layar
aku hanya sedang berusaha tidak terpuruk
Komentar
Posting Komentar