Kembalilah Jadi Manusia
bumi kembali meradang
tanah digetarkan
laut digoyangkan
manusia dikorbankan
para penonton sibuk berpikir
mencipta kemungkinan
mungkin tuhan sedang marah
saatnya tuhan tunjukkan karma
para tokoh mencari solusi
ini karna lempeng bergeser
tak sekedar itu
nenek moyang telah murka
terlalu primitif bung
ini akhir zaman
itu bukan tau mu
tak hanya bumi sudah tua
maksiat dimana mana
penistaan melalang buana
lantas menjadi alasan akhir bagi dunia
ini perihal diri
manusia tinggal nama
pikiran tak ada guna
hanya ingin berkuasa
melupa kodrat nya
dan karenanya
bumi selalu meradang
selama masih ada manusia
tak perlu alasan lain
untuk tuhan menggertak bumi manusia
lantas bagaimana?
izinkan penyair melantungkan jawabannya
jangan terlalu lama berlari
ada jeda untuk berhenti
tengok sesekali
semua masih manusia yang sama
hanya pikiran yang kian kekinian
mari bersama berbenah
dilaut masih ada mutiara
di tanah tertanam akar kokoh
diudara mengayun sayap-sayap
cukup kembalikan jiwa ini
yang memanusiakan manusia
dan takut pada tuhan
dengan itu, kodrat manusia tak lagi disebut hewan
dan buatlah pengharapan
semoga tuhan tersenyum
ketika yang disebut manusia akhirnya kembali
Komentar
Posting Komentar