Ia Mutiara
Apa jadinya jika laut hanya biru merindu
Kelam suram mencekam
Kilau purnama menindih hanya sekali dalam peradaban
Mungkin laut tak akan diperebutkan
Apa yang ombak jaga?
Apa yang kerang tidurkan?
Dan apa yang gurita selamkan?
Tak mungkin hanya sekedar sarden yang siap tidur dikaleng
Ialah Mutiara
Diamnya menghias laut
Kilaunya memantul langit
Dan Ia tersemmbunyi, karna ia layak dicari
Laut biru agar kita merindu
Bulan bersinar agar kita bersandar
Ombak menampar agar kita terhempas
Dan mutiara berkilau agar kita terpukau
Jika mutiara menjelma menjadi apapun itu
Akan kau pikir ia ayahmu
Merangkul walau tangan tak samkpai
Akan kau lihat ia ibumu
Kasihnya merana tak tersampaikan
Akan kau sangkai ia kekasihmu
Senyumnya menggoda tak tertahankan
tak ada yang tahu. Apakah tawanya memang benar indah atau hanya senyumnya yang menutupi duka?
Karna memang ia mutiara. Menyilau hingga kau terpukau.
10 Oktober 2017
Komentar
Posting Komentar